top

KPPOD
Gd. Permata Kuningan Lt.10,
Jl. Kuningan Mulia, Kav. 9C,
Guntur, Setiabudi,
Jakarta Selatan, 12980.
Telp.: (62-21) 8378 0642/53
Fax.: (62-21) 8378 0643
Email: kppod@kppod.org







PROFIL

kppod-profile

PUBLIKASI KPPOD

kppod-publikasi

paket-kebijakan

kppod-brief


VIDEO GRAFIS

KPPOD dalam Berita

KPPOD Dorong Pembangunan Daerah Berbasis Potensi Unggulan

Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menerapkan managemen fokus pembangunan. Managemen fokus yang dimaksud, salah satunya, mengoptimalisasi potensi unggulan daerah.

Hal tersebut disampaikan peneliti KPPOD, Boedi Rheza, dalam seminar "Membangun Daerah Berbasis Potensi Unggulan: Desain Kebijakan dan Kelembagaan bagi Pengembangan Produk Unggulan" di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Kamis (25/8).

Seminar ini dihadiri juga oleh Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Diah Indrajati, Direktur Tanaman Tahunan dan Penyegar Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian (Kemtan) Dwi Praptomo, Bupati Donggala (Sulawesi Tengah) Kasman Lassa, Kepala Bappeda Kabupaten Ende (NTT) Hiparkus Hepi, Dewan Pengurus KPPOD Anton J. Supit dan Direktur Eksekutif KPPOD, Robert Endi Jaweng.

"KPPOD mendorong pemda-pemda untuk mengoptimalisasikan potensi-potensi unggulan daerah untuk kesejahteraan rakyat," ujar Peneliti KPPOD Boedi Rheza.

Sejak 2013, kata Boedi, KPPOD melakukan sejumlah kegiatan yang mendukung beberapa Pemda, seperti Majene di Sulawesi Barat, Sikka dan Ende di NTT dan Donggala di Sulteng dalam merancang kebijakan dan kelembagaan yang berbasis potensi unggulan. Kegiatan yang dimaksud, kata dia mulai dari penelitian untuk membentuk produk unggulan sampai pada asistensi teknis.

"Asistensi teknis itu seperti lokalatih untuk meningkatkan kapasitas Pemda dalam menyusun kebijakan yg berkualitas melalui pendekatan Regulatory Impact Assesment atau RIA," ungkap dia.

Dengan mengembangkan produk unggulan, jelas Boedi, Pemda memiliki fokus dalam pembangunan daerah sehingga anggaran dan program tidak terfragmentasi atau setiap instansi atau stakeholder tidak berjalan sendiri-sendiri. Melalui rangkaian kegiatan selama ini di daerah program, menurut dia, KPPOD mendorong Pemda untuk fokus pada potensi/produk unggulan dan membangun kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan (stakeholder) terkait.

"Pengembangan produk unggulan atau pembangunan berbasis potensi unggulan sesungguhnya merupakan strategi kebijakan yang bisa membantu Pemda untuk membuat program berikut anggarannya fokus pada satu tujuan," terang dia.

Dampaknya, lanjut Boedi seperti yang terjadi di Sikka (NTT), dengan pendampingan KPPOD, Pemda Sikka bisa menyusun Renstra dan Renja dalam program pengembangan produk kakao. Kebetulan kakao menjadi produk unggulan di sana.

"Dari Renstra dan Renja yang dibuat, Pemda bisa menjalankan program dengan sistematis dan mudah dalam monitoring pelaksanaan yang sudah berjalan," tandas dia.

Lebih dari itu, menurut Boedi, strategi ini mendatangkan manfaat baik bagi Pemda yaitu peningkatan PAD, maupun kesejahteraan masyarakat, khususnya yang menjadi stakeholder produk unggulan, yaitu peningkatan kesejahteraan.

Boedi mengakui, KPPOD mendorong Pemda untuk melakukan pendekatan pembangunan berbasis potensi unggulan karena ada struktur kesempatan yaitu sistem desentralisasi dan otonomi daerah. Dengan desentralisasi dan otonomi daerah, Pemda memiliki ruang yang luas untuk mengembangkan potensi-potensi daerah yang tentunya sesuai dengan karakteristiknya.

"Tinggal bagaimana Pemda memanfaatkan struktur kesempatan yang baik ini," imbuh Boedi.

 

--- (Sumber:http://www.beritasatu.com/nusantara/381732-kppod-dorong-pembangunan-daerah-berbasis-potensi-unggulan.html) ---

KPPOD Calendar

May 2017
M T W T F S S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31 1 2 3 4

Visitors Traffic

Today355
Yesterday657
This week1702
This month14390
Total622117

Visitor IP : 54.167.218.210 Browser & OS: Unknown - Unknown Rabu, 24 Mei 2017

Who Is Online

Guests : 23 guests online

Facebook


bottom

Copyright © 2001-2015 by KPPOD. All Rights Reserved
Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah